UKS

Pendidikan merupakan salah satu bentuk perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan syarat perkembangan. Oleh sebab itu, perubahan atau perkembangan pendidikan adalah hal yang memang seharusnya terjadi sejalan dengan perubahan budaya kehidupan. Perubahan dalam arti perbaikan pendidikan pada semua tingkat dan pada setiap penunjang pendidikan terus menerus dilakukan sebagai antisipasi kepentingan masa depan, salah satunya adalah usaha menuju sekolah sehat. Madrasah atau sekolah  sebagai sebuah organisasi dituntut untuk dapat memecahkan: (1) masalah tentang bagaimana memperoleh sumber daya yang mencukupi dan dapat menyesuaikan dengan tuntutan lingkungannya, (2) masalah tentang upaya-upaya pencapaian tujuan pendidikan di sekolah, (3) masalah pemeliharaan solidaritas, dan (4) masalah upaya menciptakan dan mempertahankan keunikan nilai yang dikembangkan di sekolah. Keempat hal di atas menjadi kerangka acuan dalam mengembangkan sekolah sehat. Sekolah sehat pada dasarnya merupakan bagian dari kajian tentang iklim sekolah atau budaya sekolah, yang di dalamnya membicarakan tentang kemampuan sekolah untuk mempertahankan kelangsungan hidup organisasi sekolah dan kemampuan sekolah dalam mengatasi berbagai tekanan. MAN I Garut sebagai sebuah sekolah yang memperhatikan hal di atas menjunjung tinggi nilai-nilai kebersihan, estetika, kenyamanan demi terwujudnya suatu tatanan sekolah sehat. Sebagai tindak lanjut atas Sekolah Sehat tersebut, MAN I Garut  akan melaksanakan suatu tatanan penilaian kriteria sekolah sehat di tingkat Kabupaten. Sehubungan dengan itu, maka Madrasah Aliyah Negeri I Garut menyusun proposal ini sebagai upaya persiapan sekaligus peningkatan program pembinaan sekolah sehat, serta peningkatan proses kualitas pembelajaran sebagai implementasi dari pendidikan. Adapun  kegiatan Sekolah Sehat ini adalah: 1. Meningkatkan program pembinaan pendidikan kesadaran lingkungan dan kesehatan sekolah bagi seluruh siswa MAN I Garut 2. Membangun kebiasaan perilaku yang sehat 3. Mewujudkan sekolah sehat di tingkat Kabupaten 4. Meningkatkan sarana pembelajaran sekolah sehat di MAN I Garut, 5. Bekerjasama dengan pihak-pihak terkait sebagai wujud kepedulian sosial tentang pendidikan dan kualitas sekolah sehat. adalah tercapainya peningkatan: 1. Program pembinaan pendidikan kesadaran sekolah sehat bagi seluruh warga MAN I Garut 2. Proses pembelajaran pendidikan yang meningkat sebagai indikasi sekolah sehat 3. Sarana pembelajaran pendidikan yang meningkat dan memenuhi standar sekolah sehat 4. Perbaikan sarana dan Prasana Sekolah Sehat untuk kesinambungan pendidikan.

Disamping itu, untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, madrasah harus dapat  menyediakan berbagai fasilitas baik untuk siswa maupun warga sekolah lainnya, yaitu:

  • kelas yang relatif luas dengan pencahayaan kelas yang memadai
  • lingkungan sekolah yang bersih
  • ruang terbuka hijau yang luas, rindang dan nyaman
  • sarana olah raga yaitu lapang basket, futsal dan gedung olah raga
  • toilet sebanyak 40 buah dan memiliki sumber air bersih yang memadai dan septic tank dengan jarak minimal 10 meter dari sumber air
  • UKS yang dilengkapi wastafel dan toilet
  • wastafel sebanyak 40 buah (di luar ruangan/ depan kelas kantor dan Lab Keterampilan) dan 10 wastafel di dalam ruangan (Lab IPA, TU dan Ruang Guru)
  • Saluran pembuangan air yang baik dengan dilengkapi biopori di beberapa titik
  • tempat sampah organik dan anorganik di depan masing-masing kelas
  • kantin sekolah yang memenuhi syarat kesehatan
  • tempat pengolahan sampah organik menjadi kompos
  • lingkungan sekolah    relatif    jauh    dari    tempat    keramaian    sehingga    tingkat kebisingannya sangat rendah dan tidak mengganggu konsentrasi belajar siswa
  • lingkungan sekolah yang terbebas dari asap rokok
  • Apotek Hidup
  • Tata tertib yang dipatuhi dan ditegakkan oleh semua komponen sekolah